Skip to main content

Posts

Showing posts from August, 2016

Konstruksi Baja

A.     Jenis dan Sifat Baja Jenis baja yang terpenting untuk konstruksi bangunan ialah St 37, untuk keperluan konstruksi yang kurang penting dipergunakan St 00. Kedua jenis baja tersebut diatas disebut baja lunak. Tetapi jenis baja St 00 ini tidak begitu menyimpang dari St 37. Untuk konstruksi bangunan yang berat umpamanya jembatan, kadang-kadang dipakai baja bertegangan tinggi misalnya St 52 dan disebut baja bermutu tinggi. Untuk paku keeling St 37, ditentukan berat paku keeling St Pk 34. Yang dimaksud dengan St 37 ialah macam baja yang mempunyai kadar C berjumlah ± 0,12 %. Kekuatan patah terletak antara 37 sampai 45 kg/ . B.      Syarat – syarat Baja Dalam perencanaan struktur baja harus dipenuhi syarat-syarat berikut: 1.     Analisis struktur harus dilakukan dengan cara-cara mekanika teknik yang baku. 2.     Analisis dengan komputer, harus memberitahukan ...

Konstruksi Atap dan Kuda-kuda

Pengertian Kuda-kuda dan Atap Atap merupakan bagian mahkota bangunan. Atap berfungsi sebagai bagian dari keindahan dan pelindung bangunan dari panas dan hujan.  Kemiringan untuk genteng minimal 35° dan maksimal 65°, kalau atap menggunakan seng atau alumunium kemiringannya 18° - 20°. Kuda-kuda merupakan bagian yang memberi bentuk pada atap bangunan. Jarak antara kuda-kuda biasanya tidak lebih dari 3m, kadang sampai 4m supaya ukuran gording dan balok bubungan tidak terlalu besar. Konstruksi rangka atap artinya dimulai dari menghitung kebtuhan bahan, membuat dan memasang konstruksi sehingga menjadi satuan konstruksi rangka atap pada bangunan.  Syarat – syarat Atap Syarat – syarat atap yaitu : Kuat dalam artian tidak mudah pecah atau rusak yang disebabkan kejatuhan benda, atau pada saat perbaikan .  Awet, dalam artian atap harus terbuat dari bahan yang tahan terhadap cuaca, hujan atau panas serta tidak mudah lapuk .  Indah, karena atap terlihat langs...